GNNT

Review – Apa itu Gerakan Non Tunai ?

Review Bisnis

yap, ini untuk pembaca website saya Isah Kambali dot Com saya mau mereview salah satu tren terbaru yaitu gerakan non tunai atau ala ala anak muda adalah cashless society. Apa sih gerakan non tunai itu ? siapa pencetusnya ? Lalu buat apa mesti membuat gerakan seperti ini ? Diartikel ini saya akan mengulasnya lebih detail. 

Gerakan non tunai itu adalah sebuah gerakan untuk masyarakat mengurangi kebiasaan menggunakan tunai alias uang cash, dan beralih memanfatkan kartu debit, kartu kredit, internet banking, sms banking dll. Kenapa harus beralih ? Berikut alasannya:

  1. Lebih aman menggunakan kartu debit, sms banking atau internet banking. Hal ini karena kita tak perlu membawa uang banyak jika ingin membeli barang secara cash, cukup dengan kartu dan semuanya sudah selsai tanpa harus membuat dompet kita terlihat tebal dan akhirnya mengundang ornag yang tak berniat baik.
  2. Hemat tenaga , bayangkan jika anda harus membayar tagihan listrik tapi harus kekantor PLN terlebih dahulu, faktor tenaga, waktu dan ongkos pasti akan menyita waktu kita. Cukup membayar nya secara online dan sudah selesai kurang dari lima menit.
  3. Hemat ongkos atau biaya, karena kita tidak perlu keluar rumah untuk membayar tagihan-tagihan yang ada.
  4. Dan yang pasti ini PRAKTIS  karena hemat tenaga, tidak keluar ongkos, hemat waktu dan cukup memnafaatkan internet banking atau sms banking bahkan jika keluar kita hanya perlu ke ATM terdekat dan semua transaksi itu dapat kita selesaikan dengan cepat dan aman. Sangat mudah dan membantu sekali.

So, menurut anda Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) ini penting atau tidak ? Hmmm menurut saya sangat penting dan tanpa sadar kita sudah melakukan ini sejak lama. Tapi, untuk kali ini gebrakan dari Bank Indonesia sangat patut diacungi jempol karena membuat kita lebih sadar dan merasa penting sekali untuk membiasakan hidup dengan lebih aman dan praktis lagi. Ya, ucapan selamat untuk Gerakan Nasional Non Tunai yang keren, kekinian dan memberikan solusi untuk masyarakat banyak.

 

(Dilihat 57 times, 1 visits today)

Leave a Reply