kecanduan gadget

Anak Kecanduan Gadget Karena Orangtua Tidak Mau “REPOT”

Cerita dan Inspirasi

Sedikit berbagi cerita, saya memang belum menjadi seorang ibu yang dikerubungin bocil-bocil segambreng. Tapi sebagai penyuka dunia online serta seringnya bertemu dengan ibu-ibu, bapak, mas-mas serta para bocil nanggung akhirnya saya harus membuat artikel yang mungkin agak menyebalkan untuk Ibu-Ibu yang suka menyuguhkan anaknya dengan gadget agar DIAM dan ANTENG. 

Kecanduan gadget itu sederhana sebenarnya, karena ada yang merasa kurang nyaman dengan lingkungannya jadi melarikan diri sejenak. Ya, itu berlaku buat ABG sampai ibu-ibu keceh ala saya. Tapi, bagaimana ketika yang diobrolin adalah bocil bayi sampai usia SD. Memang dia mau lari dari apa ? Jalan aja masih sempoyongan, mpup juga masih dibantuin sama orangtua /mba rewang, yang usia SD juga masih suka manja dadakan sama mama dan papanya. So, kecanduan gadget itu kok bisa ?

Dan diartikel yang padat dan merayap ini sekedar share berdasarkan perilaku emak-emak jaman NOW.

  1. Emak-emak, mbak2, ayah-ayah jaman NOW adalah generasi colokan dan WIFI. Tidak ada colokan panik, ga ada pulsa heboh apalagi kalau wifi mati..pasti bawaanya geser pindah rumah ke coffee shop (itu perilaku saya :D). Every day pasti megang gadget apalagi emak olshop yang punya follower IG ribuan.
  2. Perilaku kekinian jaman NOW buat emak-emak adalah, bangun tidur buka HP, mau tidur buka HP, anak tidur megang HP, anak bangun rebutan HP sama emaknya.
  3. Coba cek HP emak-emak jaman NOW pasti penuh goresan perjuangan antara si baby terus jatuh keinjek atau kegiling mainan si baby.
  4. Dan galeri foto di HP pasti dihiasi oleh menggemaskannya si baby dengan aneka pose kekinian yang mengundang like, comment and share.

Tapi itu belum cukup, ada satu perilaku emak-emak jaman NOW yaitu ketika baby menangis, tantrum, guling-guling atau nari megangin tiang maka otomatis si emak akan mengeluarkan jurus ampuh nan jitu yaitu NGASIH GADGET KE BABY, klik si merah lalu nonton VIDEO (entah video upin ipin, thomas, atau aneka tontonan lainnya yang bikin anak anteng, ayem, diem, nurut tanpa suara) dan disitulah si emak sedang membuka PINTU KECANDUAN dan MASALAH BARU.

Sekali atau dua kali buka video di gadget is OKE, tapi kalau sehari lebih dari 3x bahkan 5x kaya sholat fardhu maka efeknya lumayan berabe. Jangan kaget, ada seorang orangtua yang dengan bangganya membelikan si gadget untuk si baby. Pernahkah emak-emak ini googling efeknya ?

  1. Kalau main gadget secara online, buka aneka video, main game dll pernahkah emak menemani mereka dan menjelaskan maksud dan tujuan di video dan permainan tersebut. Menjelaskan aneka gambar yang disuguhkan ?
  2. Pernah tahukah kalau ada pop up atau iklan yang terkadang mengarahkan ke konten kurang positif, silahkan diklik (pernah cek ?)
  3. Pernahkah emak-emak googling aneka judul film kartun anak, beneran isinya kartun tanpa adegan porn atau adegan kekerasan ? Sebagai info, ada beberapa judul video kartun isinya itu adegan porn, apakah emaknya tahu, bapaknya ngeh ? Atau jangan-jangan ?
  4. Pernahkah berpikir rusaknya mata si anak ? Otaknya yang harus berpikir cepat, pergerakan warna yang terlalu cepat dan aneka adegan yang bikin emak bapaknya merinding disco ketika ditanya ?

Belum lagi sebareg efek dari melihat dan mendengar aneka konten digadget. Sekali lagi, please be wise … memang sih saya belum punya anak (karena sedang on process, so doain ya) tapi saya juga punya ponakan, saya juga sayang anak-anak teman-teman saya, maka artikel ini dibuat.

Sekedar menakuti tapi berbagi kenyataan, bahwa saya pernah melewati masa-masa dimana kecanduan game, tangan tremor, ga tidur 2 hari dan tidak merasa lapar sekali bahkan haus, untungnya saya diselamatkan oleh diskusi ibu saya yang sabar menemani dan mendampingi anaknya, saya bisa move on.

Dan sebelum terlambat, ketika baby atau sikecil perkembangannya terhambat, tangannya tremor, otaknya kacau, kemampuannya tidak berkembang maksimal… please, repotlah dikit. Repot untuk menggendong dia ketika mulai tantrum, memeluk dia ketika mulai bersikap aneh, masih emnding repot pas kecil dibandingkan repot pas dewasa yaitu ketika anak sama sekali tidak dekat dengan keluarganya tapi lebih percaya orang asing diseberang sana yang suka like postingan dia. Repotlah dari sekarang, agar sikecil bisa gemilang dimasa depan. Stop kecanduan gadget.

Baca juga artikel di komunitas Ibu Digital (yuk bergabung dikomunitas Ibu Digital)

Bagaimana cara setting video youtube untuk anak

foto pexels

(Dilihat 89 times, 1 visits today)

Leave a Reply